News

Iklan rokok dan Akses Mudah Jadi Pemicu Kenaikan Perokok Pemula

Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/391882/iklan-rokok-dan-akses-mudah-jadi-pemicu-kenaikan-perokok-pemula WAKIL Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Edy Suandi Hamid memaparkan iklan rokok dan akses pembelian yang mudah memicu kenaikan angka perokok pemula di Indonesia. Dia memaparkan kenaikan tersebut berkisar 240 persen pada usia 10-14 tahun dan 140 persen pada usia 15-19 tahun, yang dipicu oleh dua hal tersebut. “Global Youth Tobacco Survey tahun…

READ MORE
News

Jumlah Perokok Anak Muda Meningkat Pesat di Indonesia

Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Edy Suandi Hamid MEc, menekankan edukasi bahaya merokok bagi generasi muda sebagai kampanye pengendalian perokok pemula harus dimulai sejak dini. “Menurunkan perokok pemula tidak cukup menyetop di kampus (perguruan tinggi) saja tapi harus diseriusi dari tingkat pendidikan dasar,” tegas Edy…

READ MORE
News

Perokok Anak di Indonesia Meningkat, Survei Ungkap Kemungkinan Penyebabnya.

Sosiolog Universitas Indonesia Prof Paulus Wirutomo mengatakan pemerintah harus memiliki konsep dan prinsip yang jelas tentang rokok, jangan berubah-ubah. “Terdapat banyak konflik kepentingan terkait rokok. Aspirasi perokok jelas tidak bisa atau tidak mau berhenti, sedangkan aspirasi masyarakat umum adalah ingin udara segar,” kata Paulus dalam sebuah seminar daring yang diadakan Indonesia Institute for Social Development…

READ MORE
News

IISD Rangkul Media Perkuat Edukasi Pengendalian Tembakau

JAKARTA – Indonesia Institute for Social Development (IISD) merangkul insan media untuk bersama-sama aktif terlibat dalam kampanye edukasi pengendalian tembakau guna memastikan masa depan generasi milenial dan gen-Z bisa terselamatkan dari zat adiksi nikotin. Dewan Penasehat IISD, Sudbiyo Markus mengatakan bahwa Indonesia yang sedang mengalami bonus demografi penduduknya didominasi oleh generasi muda yang dikategorikan sebagai generasi…

READ MORE
News

Akademisi pertanyakan sertifikasi halal produk rokok.

Penasihat Indonesia Institute for Social Development (IISD), dr. Sudibyo Markus mengakui, topik tentang pengendalian tembakau saat ini bukanlah menjadi masalah yang populer. Meskipun masalah rokok juga bisa menjadi ‘pendemi’, namun pandemi Covid-19 jauh lebih menyedot perhatian semua orang. “Kalau pandemi Covid-19 semua orang menderita, tetapi kalau nikotin ada yang menikmati. Orang terkaya di Indonesia pemilik perusahaan…

READ MORE
News

Selamatkan Generasi Muda, IISD Ajak Media Perkuat Edukasi Pengendalian Tembakau

Indonesia Institute for Social Development (IISD) mengajak insan media dapat terlibat aktif soal kampanye edukasi pengendalian tembakau dalam rangka menyelamatkan generasi muda dari zat adiksi nikotin. Dewan Penasehat IISD Sudibyo Markus mengatakan, rokok yang mengandung zat adiktif nikotin, masih diberikan kebebasan untuk beredar merusak generasi muda, berbeda dengan NAPZA dan minuman keras yang dikendalikan dengan…

READ MORE